Pahami Cara Mandi Wajib Utama Saat Ramadhan

cara mandi wajib

Mandi wajib umumnya diucap dengan mandi besar. Mandi Junub merupakan mandi buat tujuan melenyapkan hadas besar supaya ibadah yang dicoba oleh seseorang mukmin ataupun perempuan mukmin bisa mendapat pahala di sisi Allah.

Bagi yang memiliki hadas besar atau sedang dalam keadaan junub dilarang membaca Alquran, menyentuh atau membawa Alquran, shalat, berdiam diri di masjid dan mengelilingi Ka’bah.

Ada beberapa alasan yang mewajibkan seorang Muslim untuk memandikan Junub karena hadits-hadits yang hebat. Beberapa alasan untuk mandi adalah haid atau melahirkan, keluarnya sperma, berhubungan seks meski tidak ada sperma keluar, bermimpi basah, atau mengeluarkan sperma secara tidak sengaja.

NU Online menulis bahwa yang disebut dengan junub adalah suatu kondisi di mana seseorang mengalami salah satu dari beberapa hal sebagai berikut.

Pertama, pengeluaran air mani dari alat kelamin pria atau wanita, baik dengan mimpi basah , atau oleh nafsu yang disebabkan oleh penglihatan dan pikiran. Kedua, dengarkan atau lakukan hubungan seks, bahkan jika sperma Anda tidak mengalami ejakulasi. Ketiga, karena persalinan.

Bagi suami istri, berhubungan seksual di bulan Ramadhan ada kondisinya. Di malam hari, hubungan suami istri masih tetap berharga seperti sedekah seperti hari-hari lainnya. Namun pada siang hari, mulai matahari terbit hingga terbenam, hubungan seksual merupakan dosa yang mematikan dan bisa membatalkan puasa.

Mereka yang melakukan hubungan perkawinan di siang hari saat puasa Ramadhan diharuskan membayar kaji atau denda yang berat.

Ada tiga pilihan membayar penebusan, yaitu membebaskan budak, berpuasa dua bulan berturut-turut atau memberi makan 60 orang miskin, masing-masing maksimal satu lumpur (0,6 kg beras).

Selain berhubungan seks dengan pasangan suami istri, orang yang sukses karena keluarnya spermanya pun terbelah dua. Pertama, ejakulasi semen dengan sengaja melalui onani atau masturbasi sepanjang hari selama Ramadhan. Hukum puasa tidak berlaku.

Kedua, dia tidur dan mengalami mimpi erotis. Hukum puasa tetap berlaku dan dapat dilanjutkan hingga malam hari karena orang yang tidur bebas dari ketentuan hukum Islam.

Selanjutnya aturan cara mandi wajib untuk laki- laki serta perempuan, bersama ibadah sunnah yang wajib dicoba selaku aturan krama dalam mandi besar.

  1. Cara mandi wajib untuk pria

Dalam kitab Safinatun Najah, Syekh Salim bin Sumair Al Hadlrami menjelaskan bahwa inti dari dilakukannya mandi besar itu pokok kegiatannya dua diantaranya niat kemudian lanjut seluruh tubuh harusnya dibasahi dengan air. Niat mandi di Junub adalah sebagai berikut:

Pengucapan doa: Nawaitul gusla lirof’il hadatsil akbari minal jinabati fardlon lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya mempunyai niat untuk mandi demi membersihkan diri dari keadaan hadas besar janabah dan fardhlu sebab Allah Ta’ala.”

 

Jadi, mandi dengan air secara merata di seluruh tubuh bisa dilakukan dengan langkah-langkah berikut:

  • Ambil air di kamar mandi, lalu cuci tangan 3 kali.
  • Mulai pembersihan anggota tubuh yang kotor atau junub.
  • Lalu lanjutnya dengan wudlu
  • Bilas kepala Anda hingga 3 kali dengan air, sesuai dengan niat Anda.
  • Cuci seluruh anggota tubuh kanan hingga 3 kali.
  • Kemudian basuh seluruh anggota tubuh kiri sebanyak 3 kali.
  • Kemudian gosoklah badan kalian sebanyak tiga kali berturut-turut dari arah yang depan terus ke belakang.
  • Air harus menyapu seluruh permukaan kulit
  • Menyela rambut, bulu tebal dan jenggot sampai kulitnya dibasuh dengan air.
  • Jika Anda menyentuh alat kelamin Anda saat mandi, wudhu akan kembali di akhir mandi.
  1. Aturan Bagi Wanita Mengenai Cara Mandi Wajib

Bagi wanita mandi sering terjadi karena memiliki siklus bulanan, yaitu haid atau haid. Tentunya setelah haid, wajib mandi

Padahal, tata cara mandi di Junub untuk wanita tidak jauh berbeda dengan tata cara mandi besar untuk pria. Inilah yang perlu dipahami soal cara mandi besar (junub) wanita.

  • Ambil air di kamar mandi, lalu cuci tangan 3 kali.
  • Membersihkan kotoran atau kotoran pada tubuh.
  • Bilas kepala Anda sebanyak 3 kali, sesuai dengan niat Anda (rambut bisa dikeriting).
  • Berikanlah air pada semua badan kalian dimulai dari sisi badan kanan lanjut ke badan kiri.
  • Gosok seluruh tubuh Anda 3 kali, depan dan belakang
  • Pastikan air membasuh seluruh bagian kulit
  • Potong rambut dan bulunya yang tebal hingga kulitnya dibasuh dengan air
  • Jika Anda menyentuh alat kelamin Anda saat mandi, wudhu akan kembali di akhir bak mandi Junub.

Sebagai catatan, saat mandi, pria dan wanita bisa menggunakan sabun dan sampo atau tidak memakainya. Demikian beberapa cara mandi wajib, dalam artikel parenting Islam selanjutnya kita akan memberikan bahasan lain.

about author

token

[email protected]

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *